Selasa, 15 November 2011

Ikan Salmon


Salmon

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.

Salmon adalah nama biasa bagi beberapa spesies ikan dari keluarga Salmonidae. Beberapa ikan lain di dalam keluarga ini dipanggil trout; perbezaannya adalah disebabkan kehidupan migrasi ikan salmon dibandingkan dengan sikap perumahan ikan trout, satu perbezaan yang betul untuk genus Salmo. Salmon hidup di dalam Atlantik (satu spesies migrasi Salmo salar) dan Lautan Pasifik, selain di Tasik-tasik Besar (kira-kira sedozen spesies dari genusOncorhynchus).

Secara tipikal, salmon adalah anadromous: ia menetas di air tawar, berpindah ke laut, kemudian kembali semula ke air tawar untuk membiak. Walaubagaimanapun, terdapat spesies yang hanya mampu hidup di habitat air tawar. Ia kemungkinan besar disebabkan oleh perternakan spesies-spesied tertentu ikan salmon. Folklore membuktikan bahawa salmon akan kembali ke lokasi sebenar di mana ia ditetaskan, kajian telah membuktikan kebenaran dakwaan ini, akan tetapi sifat bagaimana memori ikan ini berfungsi telah menjadi perdebatan panjang.

Jumaat, 11 November 2011

Sejarah Ikan Koi.






Keragaman jenis dan warna, memang menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar ikan koi. Nama ikan ini bentuknya serupa ikan emas. Keduanya memang berasal dari genetik yang sama, yakni ikan kap(Cyprinus carpio). Di Jepun, ikan ini dinamakan nishikigoi (Cyprinus carpadie). Maksudnya, ikan berwarna warni.. Kebetulan ini sudah ada sejak 2.500 tahun lalu, pada zaman pemerintahan Raja Shoko dan sampai kini dipakai para peminatnya di seluruh dunia.


Menurut catatan, ikan ini konon berasal dari Parsi, di bawa ke Jepun kemudian Cina dan Korea. Dan berkembang pesat sejak sekitar 160 tahun lalu. Munculnya ikan koi berwarna-warni adalah hasil kacukkan ratusan tahun.Pada awalnya, peternak di Jepun hanya boleh menghasilkan variasi koi satu warna tunggal, iaitu koi hitam (Karasugoi, Sumigoi), putih (Shiromuji), merah (Akagoi, Benigoi, dan Higoi), kuning (Kigoi), keemasan (Kingoi), dan putih keperakan (Gingoi).Dari satu warna, kemudian muncul koi dua warna, iaitu Kohako (putih merah), Shiro bekko dan Shiro utsuri (hitam putih). Lalu, muncul berikutnya koi tiga warna, iaituTaisho sanke dan Showa sanshoku (merah, hitam, putih). Dan berikutnya, melahirnya koi multi warna seperti Goshiki, terdiri dari unsur warna dasar biru bertompok merah, hitam, biru tua, dan putih.


Kemudian, hasil kacukkan dengan ikan kap Jerman yang dinamakan kap tak bersisik (Kagami goi) sekitar tahun 1904, menghasilkan koi sebagian bersisik dan sebagian tidak. Ikan ini dinamakan Ditsu nishikigoi.Dalam pameran tersebut, jenis-jenis ikan koi yang dipamerkan dalam berbagai ukuran itu antara lain Asagi, Shusui, Goshiki, Koromo, Showa-sanshoko, Tancho, Bekko-utsur mono. Dalam pameran ini dipertandingkan bagi peminat yang mampu menampilkan variasi unggul, warna dan pola yang bagus, serta ukuran badannya.Sampai saat ini, lebih dari 18 variasi utama ikan koi.


Untuk memudahkan dalam pertandingan, biasanya belasan koi itu dimasukkan dalam beberapa golongan, antara lain Bekko, Utsurimono, Asagi/Shusui, Koromo, Kawarimono, Ogon, Hikarimoyo-mono, Hikari-utsurimono,, Kinginrin dan Tancho. Selain itu, ada juga Kohako, Taisho sanke dan Showa sansoku.


Melihat demikian banyak variasi koi ini, dapat dipahami para peternak di Jepun betul-betul melakukan pembiakan dan kacukan yang sangat ketat. Bahkan dalam buku panduan diceritakan, dari hasil sekali pembiakan mendapat sekitar 20.000 ekor anak ikan. Ini kemudian dilakukan pemilihan mana yang diperkirakan akan menghasilkan pola dan warna yang baik. Ikan yang kualiti baik dikatakan hanya sekitar 10 % atau sekitar 2.000 ekor.Mereka langsung dipisahkan dari induknya sejak berukuran 4 cm. Ribuan ikan kemudian dimasukan ke dalam Mud Pond (kolam lumpur) yang cukup luas. Mereka dibesarkan hingga berukuran sekitar 15 cm. Ribuan ikan koi ini kemudian dilakukan pemilihan lagi dan diambil yang memiliki kualiti baik sekitar 10 % atau 200 ekor.


Ratusan ekor ikan koi inilah yang tetap dibesarkan di Mud Pond hingga ukuran besar. Ratusan ikan inilah yang akan dijadikan induk dengan kualiti terbaik. Sedangkan yang tidak terpilih di pindahkan ke kolam beton untuk kemudian dijual.
Posted by "Orang Jelai"

Hasil Sentuhanku

Sabtu, 16 Julai 2011

Sepat rawa


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sepat rawa, Trichogaster trichopterus, atau sering disebut sepat (biasa) adalah

sejenisikan anggota suku gurami (Osphronemidae). Seperti kerabatnya yang bertubuh lebih besar,sepat siam (T. pectoralis), ikan ini merupakan ikan konsumsi yang disukai orang, meski umumnya hanya bernilai lokal. Namun di samping itu terdapat pula varian-varian hiasnya yang berwarna menarik, yang populer sebagai ikan akuarium.

Ikan ini banyak dikenal dengan nama-nama lokal seperti sepat sawah, sepat jawa, sepat biru,sepat ronggeng (Mly.), sapek (Min.) dan lain-lain. Dalam perdagangan ikan hias, bergantung pada varietasnya, ikan ini dikenal dengan nama-nama (Ingg.) seperti Three spot gourami,Blue gourami, Cosby gourami, Gold gourami, Golden gourami, serta Opaline gourami[1].

    Pemerian

    Ikan yang bertubuh pipih dan bermoncong runcing sempit, panjang total hingga 120mm. Perak buram kebiruan atau kehijauan, dengan beberapa pita miring berwarna gelap, serta bercak hitam masing-masing sebuah pada tengah sisi tubuh dan pada pangkal ekor.[2]Namanya dalam bahasa Inggris, Three spot gourami, merujuk pada kedua bintik hitam itu, ditambah dengan mata sebagai bintik yang ketiga.[3] Sirip ekor berlekuk (berbelah) dangkal, berbintik-bintik.

    Warna tubuh ikan ini amat bervariasi, baik perimbangan terang gelapnya maupun pola-pola warna tubuhnya. Demikian pula bilangan jari-jari pada sirip-siripnya. Rumus sirip dorsal, VI-VIII (jari-jari keras atau duri) dan 8–9 (jari-jari lunak); dan sirip anal X-XII, 33–38. Gurat sisi 30–40 buah. Panjang standar (tanpa ekor) 2,3–2,5 kali tinggi badan.[4] Sepasang jari-jari terdepan pada sirip perut berubah menjadi alat peraba yang menyerupai cambuk atau pecut, yang memanjang hingga ke ekornya, dilengkapi oleh sepasang duri dan 2-3 jumbai pendek[5].

    Penyebaran dan ekologi

    Varian liar yang berwarna gelap, lk. 74mm SL

    Sepat rawa menyebar di Indocina, terutama di lembah Sungai Mekong, dan di Indonesia barat, yakni diSumatra, Kalimantan dan Jawa.[2] Sekitar tahun 1938, sepat ini dimasukkan ke Danau Tondano dan tempat-tempat lain di Sulawesi[6].

    Ikan ini hidup di rawa-rawa, danau, aliran-aliran air yang tenang, dan umumnya lahan basah di dataran rendah termasuk sawah-sawah serta saluran irigasi. Di saat musim banjir, penyebarannya meluas mengikuti aliran banjir ini. Sepat rawa memangsa zooplankton, krustasea kecil dan aneka larvaserangga[1]. Pada musim berbiak, ikan jantan membangun sebuah sarang busa untuk menampung dan memelihara telur-telur sepat betina, yang dijagainya dengan agresif[7].

    Varian hias yang berwarna kebiruan

    Sepat, sebagaimana kerabat dekatnya yakni tambakan, gurami, betok, dan cupang, tergolong ke dalam anak bangsa (subordo) Anabantoidei. Kelompok ini dicirikan oleh adanya organ labirin (labyrinth) di ruanginsangnya, yang amat berguna untuk membantu menghirup oksigen langsung dari udara. Adanya labirin ini memungkinkan ikan-ikan tersebut hidup di tempat-tempat yang miskin oksigen seperti rawa-rawa, sawah dan lain-lain.[8]

    Manfaat

    Bersama dengan sepat siam yang bertubuh lebih besar, ikan ini merupakan ikan konsumsi yang digemari dan cukup penting; meskipun ikan segarnya umumnya hanya bernilai lokal. Pada musim-musim banjir, ikan sepat sering didapat dalam jumlah besar dan diasinkan untuk mengawetkannya. Ikan sepat asin merupakan komoditas penting bagi wilayah-wilayah bersungai besar seperti Jambi.[9][10] Ikan sepat juga dapat difermentasi menjadi bekasam.

    Sepat rawa yang telah diseleksi dalam penangkaran memiliki aneka pola warna. Ikan ini lebih populer daripada sepat siam dalam perdagangan ikan hias. Sepat rawa termasuk tahan dan mudah dipelihara dalam akuarium.

    Ikan Tapah


    Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.

    Ikan Tapah ialah satu spesies ikan duri air tawar dalam famili Siluridae yang terdapat di bahagian selatan Asia dari Pakistan ke Vietnam, Malaysia, dan Indonesia. Ikan ini juga dilaporkan terdapat di Afghanistan. Bandar Tapah di Perak, Malaysia, dinamai sempena ikan ini.

    Taburan dan biologi

    Ikan Tapah hidup di sungai dan tasik yang besar, dengan dasar sungai yang berlumpur dan air yang mengalir dengan perlahan. Ikan ini amat lembap dan biasa menyembunyikan diri di dalam lubang-lubang yang terdapat di tebing sungai dan terusan atau mengekalkan diri di dasar sungai untuk mencari makanan.

    Ikan Tapah adalah pemangsa yang kuat makan. Makanan untuk ikan dewasa termasuk ikan yang lebih kecil, krustasia, dan moluska, manakala anak ikan biasanya makanserangga. Oleh itu, ikan ini adalah ikan perosak, khususnya terhadap ikan-ikan lain yang lebih bernilai.

    Ikan Tapah membiak pada musim panas sebelum musim hujan. Oleh itu, banyak ikan duri ini boleh ditemukan pada musim panas.

    Morfologi

    Badan Ikan Tapah panjang dan amat padat. Ikan ini boleh tumbuh sehingga 2.4 meter (8kaki) panjang. Kepalanya lebar, dengan mulut yang besar dan melekuk. Sudut-sudut mulutnya menjangkau ke belakang matanya. Gigi ikan ini amat tajam dan boleh menggigit manusia. Matanya kecil sahaja, dengan tepi di sekelilingnya. Ikan Tapah mempunyai dua pasang duri, dengan sirip dorsal yang kecil dan sirip belakang yang amat panjang.

    Selasa, 26 April 2011

    Ikan Haruan


    Ikan Haruan

    Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.

    Ikan Haruan ialah sejenis ikan air tawar jenis karnivor. Ia merupakan spesies asli hutan hujan tropika boleh hidup dalam air payau dan biasa didapati di negara-negara rantau Asia Tenggara. Ia terbahagi kepada dua jenis iaitu bersaiz besar dinamakan Ikan Toman (Channa melanostoma) dan yang kecil ikan haruan (Channa striatus).

    Terdapat 30 spesies ikan haruan di dunia dengan lapan jenis terdapat di Sarawak, dua di Sabah dan empat di Semenanjung Malaysia. Ikan Toman, Bujuk dan Haruan adalah dalam satu keluarga tetapi berlainan spesies.

    Ikan Haruan dewasa menunjukkan perlakuan monogami selain mempunyai daya penguasaan wilayah yang cukup kukuh. Ikan Haruan boleh hidup dalam air yang bertakung, bergerak perlahan, cetek dan berlumpur. Bagaimanapun, kebiasaannya Haruan boleh didapati di kolam, sungai, tasik, terusan pertanian, sawah dan muara sungai. Berat kebiasaannya ikan Haruan hanyalah sekitar satu kilogram.

    § Ikan Haruan Todak

    § Ikan Haruan Palas

    § Ikan Toman Bunga

    § Ikan Bujuk

    Pautan luar

    § Haruan penawar luka dan makanan tambahan MFRDMD

    § Haruan Channa striatus Homepage Haruan Research Group

    Ikan Keli


    Ikan Keli

    Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.


    Ikan Keli
    adalah ikan air tawar yang banyak terdapat di negara-negara ASEAN, khususnya di Malaysia. Di sesetengah tempat khususnya di Selangor, ikan keli disebut sebagai "ikan semilang". Bagi orang Perak, ikan semilang hanya hidup di laut.

    Ikan keli boleh didapati di kebanyakan sawah padi, contohnya di Pahang, di Paya Pahang Tua, Mambang, Ganchong dan Paloh Hinai,Pekan. Ia juga banyak terdapat di Tasik Chini, Paya Bungor atau Bera. Keli juga menghuni di kuala anak sungai kecil seperti Sungai Lepar di Paloh Hinai hingga ke Jerantut dan Kuala Lipis, selain di Sungai Bera dan Sungai Serting.


    Antara jenis-jenis ikan keli yang boleh didapati adalah:-

    1. Ikan Keli Kayu

    2. Ikan Keli Bunga

    3. Ikan Keli Eksotika

    4. Ikan Keli Limbat

    5. Ikan Keli Mata Kati

    6. Ikan Keli Rusia

    7. Ikan Keli Afrika

    8. Ikan Keli Jeram

    9. Ikan Keli Hutan

    Ikan ternakan

    Ikan keli boleh dipelihara di dalam kolam besar atau sekadar di dalam kolah. Ia mudah membiak dengan memberi makan reja daging ayam, lemak ayam dan sebagainya. Harga sekilo ikan keli yang sudah disiang hanya RM5.00 di pasar Semenyih.

    Dalam bahasa Jawa dan di Indonesia pada amnya, ikan keli disebut "ikan lele".

    Kepercayaan

    § Bagi sesetengah tempat khususnya di Hilir Perak dan Kampung Gajah, Perak, ikan keli tidak dimakan atau kurang dimakan kerana kepercayaan 'kuno' ikan keli berasal daripada berudu, iaitu anak katak.

    § Jika orang mati lemas di Sungai Perak, mayat yang hanyut dan telah reput itu biasanya dimakan oleh ikan keli. Mereka menjumpai dalam mayat tersebut beberapa ekor ikan keli. Mungkin kerana cerita-cerita sebegini, ikan keli 'kurang digemari' di Hilir Perak dan Kampung Gajah, Perak.

    § Sebaliknya di Semenyih, Selangor, ikan keli menjadi hidangan istimewa dalam kenduri keluarga.

    § Famili

    Akysidae
    Amblycipitidae
    Amphiliidae
    Ariidae
    Aspredinidae
    Astroblepidae
    Auchenipteridae
    Bagridae
    Callichthyidae
    Cetopsidae
    Chacidae
    Clariidae
    Claroteidae
    Cranoglanididae
    Diplomystidae
    Doradidae

    Hypophthalmidae
    Ictaluridae
    Lacantuniidae
    Loricariidae
    Malapteruridae
    Mochokidae
    Nematogenyidae
    Pangasiidae
    Parakysidae
    Pimelodidae
    Plotosidae
    Schilbeidae
    Scoloplacidae
    Siluridae
    Sisoridae
    Trichomycteridae